
Harga minyak terus merosot setelah Presiden AS Donald Trump dan mitranya Vladimir Putin setuju untuk berunding guna mengakhiri perang di Ukraina, yang meningkatkan spekulasi bahwa risiko terhadap pasokan Rusia dapat berkurang.
Brent turun di bawah $75 per barel setelah turun 2,4% pada hari Rabu, penurunan terbesar dalam lebih dari dua bulan, sementara West Texas Intermediate mendekati $71. Trump mengatakan negosiasi akan segera dimulai, dan bahwa ia mungkin akan bertemu Putin di Arab Saudi dalam "waktu dekat," menurut sebuah unggahan di media sosial.
"Saya jauh lebih skeptis bahwa negosiasi akan berlangsung cepat daripada lambat," kata Wayne Gordon, kepala investasi regional di UBS Group AG di Singapura. "Masih terlalu dini untuk memperkirakan semuanya."
Sanksi AS terhadap sektor minyak Moskow telah mengganggu aliran minyak mentah Rusia, yang membantu mendukung kenaikan harga acuan minyak global awal tahun ini. Namun, pasar telah terseret dalam berbagai serangan tarif Trump, yang telah membebani sentimen dan harga selama tiga minggu terakhir. Kebijakan perdagangan presiden berisiko menimbulkan volatilitas stok di pasar global, dan berpotensi menciptakan ketidakseimbangan pasokan-permintaan yang tidak mencerminkan fundamental, kata OPEC dalam laporan bulanan pada hari Rabu.
Rilis tersebut juga menunjukkan bahwa beberapa anggota menerapkan pembatasan pasokan dengan lebih baik. Badan Energi Internasional dijadwalkan untuk memberikan gambaran singkat tentang pasar pada hari Kamis nanti, termasuk prospek pasokan dan permintaan.
Brent untuk penyelesaian April turun 0,9% menjadi $74,52 per barel pada pukul 10:15 pagi di Singapura. WTI untuk pengiriman Maret turun 0,9% menjadi $70,72 per barel. (Ads)
Sumber: Bloomberg
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini...
Harga minyak menguat pada Rabu (11/2), ditopang kombinasi premi risiko geopolitik dari ketegangan AS“Iran dan sinyal permintaan Asia yang lebih solid khususnya dari India yang ikut mengurangi kekhaw...
Minyak masih bertahan di zona hijau di hari Selasa (10/2), karena pasar belum berani buang "premi risiko" Timur Tengah. Per pukul 13:07 GMT (20:07 WIB), Brent naik +0,4% ke $69,32/barel, sementara WTI...
Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fe...
Harga minyak bergerak sedikit naik dalam sesi yang bergejolak pada Jumat, ketika investor menilai arah perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan harga terlihat sensitif terhadap s...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...